Adobe Rilis Fitur Baru Frame.io Untuk Meningkatkan Kolaborasi Online

Adobe memiliki beberapa fitur baru untuk Frame.io untuk meningkatkan kolaborasi online. Perusahaan tersebut mengungkapkan bahwa tujuan dari fitur ini adalah agar para penggunanya bisa membuat dan memvisualisasikan konten siap produksi menjadi lebih mudah.

Seperti yang kita ketahui, sebagai perusahaan raksasa media, Adobe memang selalu memberika pembaruan rutin pada setiap aplikasinya. Pembaruan ini bisa berupa perbaikan bug dan error, hingga berbagai fitur atau peralatan mengedit fungsional lainnya yang bisa memudahkan para penggunanya dalam berkreativitas.

Hingga kini, berbagai aplikasi Adobe merupakan salah satu media kreatif yang memiliki peralatan atau tools terlengkap dibandingkan media lainnya. Tak hanya itu saja, Adobe juga memiliki berbagai aplikasi editing untuk hampir setiap bidang digital kreatif.

Mulai dari Adobe Photoshop untuk mengedit gambar atau foto, Adobe Audio untuk mengedit dan mengoptimalkan suara, Adobe Premiere Pro untuk mengedit video profesional dan film, dan masih banyak aplikasi lainnya.

Kini, peruahaan tersebut kembali merilis fitur baru untuk Frame.io miliknya yang baru saja diakuisisi beberapa waktu silam. Lantas, seperti apa fitur baru yang dirilis dan apa saja fungsinya?

Perkembangan Adobe Setelah Akuisisi Frame.io

Adobe completes Frame.io acquisition | Adobe

Sekedar kilas balik, sekitar dua tahun lalu Adobe mengumumkan bahwa mereka mengakuisisi perusahaan produksi video kolaboratif populer, Frame.io. Nilai akuisisi yang telah disepakati adalah seharga $1,275 miliar.

Adobe mengatakan bahwa mereka telah mencoba banyak hal untuk membuat software kolaborasi sendiri. Tetapi pada akhirnya, mereka memutuskan untuk membeli Frame.io karena beberapa pelanggan sudah menggunakannya dalam alur kerja mereka.

Frame.io sendiri dikenal memiliki kemampuan sebagai alat penyedia ulasan video online dan platform kolaborasi untuk profesional kreatif.

Dengan hadirnya Frame.io ke Creative Cloud, maka pelanggan Adobe yang menggunakan versi terbaru Premiere Pro dan After Effects akan mendapatkan akses ke ekstensi Frame.io sebagai bagian dari langganan mereka yang sudah ada.

Frame.io untuk Creative Cloud akan menyediakan berbagai akses gratis, dengan pengulas eksternal dalam jumlah tidak terbatas, transfer file yang dipercepat, dan penyimpanan Frame.io khusus 100 GB, yang akan terpisah dari paket penyimpanan Creative Cloud.

Pengguna juga dapat masuk ke Frame.io dengan menggunakan Adobe ID mereka. Selain itu, layanan ini juga akan menyertakan fitur kamera-ke-cloud Frame.io, yang memungkinkan editor jarak jauh untuk mulai mengedit video mereka saat kru lainnya masih merekam.

Adobe juga menghadirkan pembaruan untuk Premiere Pro, meliputi fitur alat koreksi warna first-pass berbasis AI yang diharapkan akan membuat salah satu bagian yang lebih membosankan dari proses pengeditan video menjadi sedikit lebih mudah.

Alat ini akan secara otomatis menerapkan koreksi warna ke klip video dan kemudian menyerahkannya kepada editor video untuk mengerjakan detail seperti warna kulit atau warna langit.

Adapula mode ekspor baru yang akan memberi pengguna pengalaman yang lebih efisien ketika mereka ingin memposting video mereka ke YouTube, Twitter, dan Facebook.

Adobe Rilis Fitur Baru Frame.io

Adobe buying Frame.io in $1.28B deal | TechCrunch

Menyusul akuisisi Frame.io senilai $1,3 miliar, raksasa media Adobe telah menyuntikkan pembaruan praktis ke dalam platform kolaborasi online populer untuk membuatnya lebih cepat dan mudah bagi pengguna mulai dari pekerja lepas hingga perusahaan besar.

Menjelang NAB 2023, serangkaian pengumuman telah dibuat untuk mempermudah berbagi media, termasuk perluasan Kamera ke Cloud ke lebih banyak perangkat.

Frame.io juga telah memperkenalkan tweak untuk meningkatkan keamanan, dalam upaya untuk menarik lebih banyak materi iklan skeptis yang belum mempercayakan platform tersebut.

Frame.io Photo-to-Cloud

Frame.io | Video Review and Collaboration Software

Pengguna kamera FUJIFILM X-H2 dan X-H2S sekarang akan dapat menggunakan alur kerja photo-to-cloud RAW, bersama dengan dukungan JPG dan HEIF serta video 8K ProRes.

Sebagai bagian dari pembaruan, perangkat lunak pengedit foto Capture One mendapatkan dukungan yang menurut Frame.io akan memungkinkan kolaborator untuk bekerja dari mana saja dengan fotografer, daripada harus di tempat.

Camera to Cloud menunjukkan penghematan waktu yang signifikan, dengan cadangan cloud otomatis tersedia tanpa harus mengunggah file secara manual. Ini juga merupakan opsi pencadangan yang aman bagi mereka yang mengalami masalah dengan kartu SD mereka, seperti kerusakan data.

Untuk outlet yang berfokus pada pencetakan, foto RAW dari Fujifilm, Canon, Nikon, Panasonic, dan Sony akan ditampilkan di Frame.io dalam rasio aspek yang benar, dan dalam CMYK daripada sRGB untuk alur kerja dan manajemen pencetakan yang lebih baik.

Kolaborasi online juga akan menjadi lebih mudah, dengan peningkatan yang diluncurkan untuk komentar dan anotasi dalam gambar dan penyesuaian PDF serupa diharapkan segera dilakukan.

Terakhir, sebagai ekspresi komitmennya terhadap keamanan, platform milik Adobe telah menambahkan Forensic Watermarking ke ID Tanda Air dan alat enkripsi DRM yang ada, yang dapat membuat tanda air tingkat piksel “tidak terlihat” yang tidak dapat dikaburkan atau dihilangkan.

Sebuah pernyataan perusahaan berbunyi: “Frame.io akan memberikan keamanan tertinggi untuk semuanya.”

Baca juga:

_____________________________________________________________________________________________ Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.

Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.

Source link

Check Also

Axioo Gelar Turnamen eSport Pertamanya! • Jagat Review

Masih ingat dengan brand Axioo? Brand lokal asal Tanah Air ini kemarin sempat merilis laptop …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *